Thursday, February 11, 2016

10 Hal Yang Dapat Dipelajari Dari Solo Travelling


Entah itu berpergian dalam waktu yang lama atau kebiasaan tamasya diakhir pekan, ada 10 hal yang bisa dipelajari semua orang  saat bepergian sendiri:

1. Anda selalu kembali ke rumah dengan banyak teman baru.

Pernahkah memperhatikan bahwa Anda lebih mungkin untuk bertanya kepada satu orang tentang arah yang hendak Anda tuju daripada bertanya kepada sekelompok orang? Solo traveler lebih mungkin didekati, polos dan sederhana. Solo traveler belajar bahwa setidaknya ada 2 manfaat : tidak hanya akan membuat wisatawan lain jauh lebih nyaman memperkenalkan diri kepada Anda, tapi itu sebenarnya lebih mudah bagi Anda untuk memulai percakapan dengan orang lain juga.

2. Anda dapat membaur dengan penduduk setempat pada tingkat yang hanya bisa dilakukan Solo Traveler.

Anda tahu bahwa orang-orang lokal akan lebih terbuka, dan pasti lebih penasaran, ketika hanya Anda seorang diri berjalan ke dalam kafe, mampir di warung pinggir jalan, ataupun mengeksplorasi sebuah kampung. Dari percakapan yang tulus pada kereta ekonomi ataupun angkutan umum hingga tiba-tiba memiliki jaringan sebuah keluarga yang dengan senang hati menjadi tuan rumah Anda untuk bermalam, Anda tahu tidak ada pengalaman-pengalaman yang luar biasa yang akan terjadi jika Anda akan bepergian dengan orang lain.

3. Anda bebas untuk berpetualang sesuka Anda

Tidak perlu untuk berkompromi ketika bepergian sendirian. Tidak perlu untuk memenangkan keinginan dari seorang teman untuk membeli burger dan kentang goreng mahal, atau keluhan mereka tentang gigitan nyamuk di hutan di mana Anda berpergian. Sebagai seorang Solo traveler Anda melakukan perjalanan di manapun Anda inginkan, kapanpun dan bagaimana Anda inginkan.

4. Anda mendapatkan pemahaman yang mendalam dari destinasi yang dikunjungi

Sebagai solo traveler, Anda akan lebih tenggelam dengan lingkungan sekitar Anda. Anda melihat kebiasaan unik, dan karakter halus yang benar-benar membuat tempat itu menjadi seperti saat ini. Tetapi jika Anda berjalan di sekitar jalan yang sama mengobrol dengan seorang teman lama, sering kali pikiran Anda tenggelam di tempat lain.

5. Ada sesuatu perasaan bebas pergi ke tempat di mana tidak ada yang tahu tentang diri Anda

Bagi beberapa orang, bepergian sendiri adalah seperti sebuah awal baru. Atau melarikan diri sementara dari kehidupan Anda yang mungkin menjenuhkan. Itu bukan untuk mengatakan Anda adalah orang yang berbeda ketika di tempat baru atau luar negeri, tetapi Anda mungkin akan merasakan berapa banyak hal yang telah berubah pada diri Anda pada saat Anda pulang ke rumah.

6. Waktu Sendiri yang menyehatkan dan kita jarang mendapatkan itu

Waktu yang dihabiskan sendirian dan bias membuat Anda untuk benar-benar merefleksikan kehidupan Anda ketika kembali ke rumah, pengalaman baru-baru Anda di perjalanan dan hal-hal di tempat tujuan. Beberapa hal tersebut tidak selalu menyenangkan untuk dilakukan, tapi solo traveler tahu bahwa bahkan hal tersebut adalah perjuangan yang harus dilewati, mereka menjadi lebih kuat karena itu.

7. Jarak membuat Anda menghargai orang-orang penting dalam hidup Anda

Jarak membuat Anda menghargai orang-orang yang paling berarti dalam hidup Anda ketika kembali ke rumah. Terutama mereka yang telah meninggal. Ketika jauh dan sendirian, Anda diingatkan untuk menghabiskan sebagian besar waktu Anda dengan orang yang dicintai ketika Anda kembali kerumah.

8. Jarak mengajarkan Anda bahwa beberapa orang yang Anda pikir penting, ternyata tidaklah penting

Jarak yang sama juga dapat membuat Anda menyadari bahwa beberapa orang dalam hidup Anda tidaklah begitu penting seperti yang Anda pikirkan selama ini. Bisa jadi karena mereka memberi pengaruh buruk,  atau teman yang ternyata suka memanfaatkan, mungkin Anda tidak bisa menerima akan realita tersebut. Tapi itu biasanya memang benar dan itulah yang terbaik.

9. Ketika Anda sedikit kesepian, Anda akan menjadi  kreatif

Apakah itu membuat journal, menggambar, atau curhat pendapat kewirausahaan di masa depan, solo traveler biasanya dipaksa untuk menemukan cara ekspresif baru untuk menghibur diri ketika tidak ada pembicaraan (atau wi-fi).

10. Kadang-kadang menyenangkan untuk berpura-pura Anda satu-satunya turis di dunia

Bukankah itu hal yang diidamkan oleh seorang solo traveler, untuk pergi ke tempat dimana tidak ada yang pernah pergi sebelumnya?

Tapi mari kita jujur ​​untuk sesaat: ketika Anda travelling dan sedang perjalanan di dalam suatu  bis akan ada fantasi mendebarkan yang keluar didalam pikiran Anda saat Anda menonton sebuah dunia baru berlalu diluar jendela bis yang Anda tumpangi - dan solo traveler tahu bahwa perasaan tersebut adalah adiktif, dan perasaan tersebut akan tetap dengan diri Anda selama sisa hidup Anda.
Disqus Comments